Keberagaman adalah perbedaan dalam setiap individu di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurut James dkk. dalam Arifin (2019) keberagaman adalah perbedaan fisik yang luas pada
kehidupan manusia. Keberagaman juga dapat diartikan suatu Masyarakat yang memiliki perbedaan
seperti budaya dan suku (Sulistiawati, Mulyati, dan Furnamasari, 2023). Selain itu keberagaman
merupakan sebagai kehidupan masyarakat yang di dalamnya terdapat perbedaan di segala hal
(Mandasari, Gamelia, dan Nurlaili, 2023). Faktor penyebab keberagaman disebabkan oleh banyaknya
pulau, suku bangsa, ras, bahasa, dan juga agama. Faktor penyebab keberagaman juga bisa dari
pengaruh budaya luar (Elsiana, Ladamay, dan Wadu, 2019). Selain itu penyebabnya juga dari kondisi
geografis (Nabila dan Wulandari, 2022). Penyebab lain dari keberagaman sulitnya sarana komunikasi
dan transportasi (Tasanif, 2023). Dengan adanya faktor itulah keberagaman memiliki berbagai macam
bentuk.
Bentuk keberagaman dapat dikategorikan dari beberapa hal yaitu keberagaman gender, dan
budaya. Beberapa bentuk keberagaman di Indonesia yaitu keragaman budaya, etnis, agama, sosial,
dan ekonomi (Anggarika, Putra, dan Mas’ula, 2024). Bentuk keragaman sosial dan budaya di
Indonesia meliputi keragaman suku bangsa, adat, bahasa, dan agama (Parapat dkk., 2024). Selain itu
bentuk keberagaman tersebarnya Bahasa daerah di seluruh negara tersebut (Wahyuni, 2015). Dengan
banyaknya berbagai macam keragaman bisa disatukan dengan istilah Bhinneka Tunggal Ika.Bhinneka
Tunggal ika adalah semboyan bangsa Indonesia yang mengandung arti beranekaragaman.
Bhinneka Tunggal Ika juga menjadi jiwa bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan
kesatuan (Maulana dan Danugroho, 2023). Menurut Salim dalam Tamara, Susanti, dan Meilinda
(2023) mengatakan bahwa Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa jawa kuno. Selain itu Bhinneka
Tunggal Ika tercantum pada lambang bangsa Indonesia yaitu Garuda Pancasila (Agustin dan Al
Azhar, 2011). Bhinneka Tunggal Ika juga memiliki beberapa prinsip.
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika mengutamakan persatuan dan saling menghargai antar ras,
budaya, suku, dan agama. Bhinneka Tunggal ika menjadi sentral dalam bangsa yang di bangun oleh
Soekarno (Sholeha, Salsabila, dan Rahmawati, 2024). Menurut Sari, Susanti, dan Meilinda (2023)
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika mengandung nilai toleransi, dan kebersamaan. Bhinneka Tunggal Ika
juga membangun dan mempertahankan keberagaman bangsa Indonesia (Apriliani dkk., 2023). Tidak
hanya prinsip Bhinneka Tunggal Ika juga memiliki peranan penting.
Peran Bhinneka Tunggal Ika yaitu sebagai memperkuat hubungan antarwarga negara untuk
mencapai tujuan bersama. Bhinneka Tunggal Ika memiliki peran penting sebagai pemersatu dalam
keberagaman (Rahman dkk., 2020). Menurut Sakinah dan Pebrianti (2024) Bhinneka Tunggal Ika
berperan dalam masyarakat di Indonesia yaitu menyatukan berbagai kelompok. Selain itu peranan
penting Bhinneka Tunggal Ika sebagai alat pemersatu komunitas bagi bangsa Indonesia (Salim dkk.,
2024).
Persatuan adalah banyaknya keberagaman secara keseluruhan yang saling bersatu untuk
mencapai tujuan yang sama. Pengertian persatuan adalah semangat kebersamaan untuk menghadapi
tantangan bersama (Anisa dalam Khoirunnisa, 2024). Selain itu persatuan merupakan beberapa
gabungan yang sudah bersatu (Aditia, Dewi, dan Furnamasari 2021). Menurut Aldora, Permata, dan
Hayati (2024) pengertian persatuan adalah konsep untuk mencapai kesejahteraan bersama di dalam
entitas yang berbeda. Persatuan memiliki makna yang begitu kuat.
Makna persatuan memiliki arti beberapa kumpulan yang menjadi satu. Menurut Syarbaini
dalam Afifah (2023) makna persatuan yaitu beranekaragaman corak menjadi satu kesatuan. Makna
persatuan adalah berbagai elemen yang disatukan (Sembiring, dan Ndona, 2024). Selain itu menurut
Nurhasanah, Azima, dan Rustini (2024) untuk mencapai tujuan bersama adalah bersatu dalam
perbedaan.
Tujuan persatuan menciptakan keharmonisan dan saling menghargai antar berbagai elemen.
Persatuan bertujuan untuk saling bekerja sama hingga mencapai tujuan Bersama dan mengakui
keberadaan setiap kelompok (Nazila dkk., 2024). selain itu tujuan persatuan memahami dan
menghargai perbedaan di tengah keberagaman (Hikmah dkk., 2024). Salah satu tujuan persatuan juga
agar mencegah konflik keberagaman (Zamroni dkk., 2024). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis
peran Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga persatuan dalam keberagaman, agar Masyarakat
Indonesia saling menjunjung tinggi kedamaian dan sikap toleransi di tengah perbedaan.
Peran Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman dapat diterapkan
sebagai berikut.
- Mengajarkan toleransi
Bhinneka Tunggal Ika mendorong bahwa dengan adanya perbedaan suku, ras, budaya dan agama,
masyarakat Indonesia didorong untuk saling toleransi dan saling menghargai satu sama lain ditengah
keberagaman. Dengan mendorong toleransi ini agar tercipta kedamaian di dalam kehidupan
bermasyarakat. Menurut Nurul dkk. (2024) dengan adanya rasa toleransi masyarakat saling
menghormati, rukun dan menanam persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat. - Memperkuat persatuan
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika memperingatkan bahwa dengan menyatukan kekuatan bangsa
Indonesia tidak harus menentang adanya keberagaman. dengan keberagaman yang ada Indonesia tetap
kokoh dan kuat. Menurut Hasan dkk. (2024) tanpa melihat adanya status keberagaman Indonesia
dapat mewujudkan kenyamanan dan keamanan, dengan menyatukan perbedaan yang ada dapat
tercipta keselarasan yang indah. - Memperkuat identitas nasional
Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kepada kita meskipun Indonesia memiliki banyak perbedaan
tetapi kita tetap satu bangsa. Dengan adanya keberagaman semakin memperkuat rasa cinta tanah air
dan menjadikan kebanggaan untuk kita di negara yang memiliki banyak keunikan dalam keragaman.
Menurut Riyadi, Prabowo, dan Hakim (2024) dalam membangun identitas nasional dapat menjaga
keharmonisan sosial masyarakat Indonesia. - Menjaga keutuhan NKRI
Memperkokoh persatuan ditengah keberagaman Bhinneka Tunggal Ika menegaskan akan pentingnya
menjaga keutuhan negara republik Indonesia. Dengan terdiri banyaknya pulau dan keberagaman suku,
budaya dan agama. Bhinneka Tunggal Ika mendorong kita bahwa meskipun banyak keberagaman
masyarakat harus tetap bersatu untuk menjaga keutuhan NKRI. Dengan saling memahami dan
menjaga rasa kebersamaan, Indonesia akan terus berkembang sebagai negara yang kuat. Dengan
menjaga keutuhan bangsa Indonesia akan membuat keharmonisan, pada akhirnya Indonesia menjadi
contoh dunia sebagai bangsa multikulturalisme (Putri dan Dewi, 2021).
Oleh : Iqbal Aliansyah
