pesantren

Opini

Serangan PKI terhadap Pesantren: Mengenang Para Kyai Korban Kekerasan 1948–1965

Pada 1948, saat pemberontakan Madiun, Kiai Hamid Dimyathi dari Pondok Tremas, Pacitan, yang juga anggota KNIP, ditangkap bersama belasan pengikutnya dalam perjalanan menuju Yogyakarta, lalu dieksekusi dengan dibuang ke sumur. Di Magetan, Kiai Imam Mursyid dari Pesantren Sabilil Muttaqin, Takeran, diculik dan dibunuh bersama sejumlah kyai lain di pesantren itu. Teror pada masa itu juga disebut menghantam pesantren besar lain seperti Gontor dan Tegalrejo.

,
SUKA Berita

PESANTREN DAN KETENTRAMAN NEGARA

memilki karakter yang baik. “Di sini (Baitul Hikmah) sangat ditekankan untuk bertoleransi dalam beragama,”tutur kyai Baihik itu. “Jika antar agama saja harus bertoleransi, apalagi dalam satu agama. Baitul Hikmah ini basisnya adalah Nahdhatul Ulama (NU), akan tetapi kami tetap menghargai kelompok lain yang berbeda aliran, seperti Muhammadiyah dan Persatuan Islam (PERSIS),” lanjut beliau meguatkan pernyataan sebelumnya.

,
Scroll to Top