Oleh: Balqies Ratu Salimah
Mengaji di tengah kegelisahan,
Hati yang resah, jiwa yang lelah.
Suara Allah terdengar, membimbing jiwa,
Keluar dari kegelapan, menuju cahaya.
Aroma tanah basah mengiringi langkah sedu,
Cahaya datang, membuatnya menjadi syahdu.
Dengan merangkaknya jarum jam,
Tak kubiarkan diri ini terdiam.
Di dalam hati, dunia begitu berisik,
Tapi dengan mengaji, ketenangan menghampiri.
Dalam kesunyian, hati berbicara dengan baik,
Hingga kegelisahan dunia, tak mengganggu lagi.
