Satu barisan, satu jiwa. Pembela bangsa, penegak agama. Indah terdengar, nyaman terasa. Namun ingatlah, ini butuh genggaman yang lebih erat dari biasanya.
Setujuan mestilah sejalan. Sefrekuensi mestilah menghiasi. Kesampingkan ego demi hal yang lebih besar. Perjuangan kita butuh ruang lebih lebar.
Intelektualitas tergaung keras. Spontanitas nyatanya tak memiliki kelas. Kecerdasan intelektual memang sebagai modal, Tapi tak ada salahnya keseimbangan tetap kita jaga agar tak timbul sesal.
cssmoraku, Tertancap kuat sebagai benteng. Berdiri tegap sebagai mercusuar. dengan kuning hijaumu yang bersinar, Adalah tugas kita menjaganya tetap berbinar-binar.
walau dengan backraund yang berbeda Tapi cssmora rumah kita semua Yang mleihat penghuninya Sama dipandangan kacamatanya
Kita adalah kita. Yang kelebihannya siap mewarnai bangsa dan agama