Oleh : Siti Istiqomah
Telaga biruku bergejolak, titik air berjatuhan
Senja menerpa, membelai wajahku
Rinduku menggebu
Kala pertemuan dengan penghuni rumah itu tlah berlalu
Rinduku ini memang curang
Selalu bertambah tanpa tahu caranya berkurang
Afeksiku,
Bisakah kau berhenti sejenak?
Memberikan ruang kecil untuk ku tak merindu
Di tempat itu aku tumbuh dan mengayuh
Keluarga kecil itu selalu merengkuh
Kasih sayangnya penuh
Aku menemukan damai dan senja di dalamnya
Terukir semua kenangan dalam puisiku
Rumah tak beratap itu,
Tak ada dingin di dalamnya
Sorotan bagaskara selalu menembus ruang itu
Mengirim sekarung kehangatan, yang merengkuh kesendirianku
Nyatanya, ku tak pernah bisa menghindar dari kata rindu itu
Kuucapkan, “Terima kasih CSSMoRAku”