Hiruk pikuk pergantian pengurus
tersebut, menyisakan beberapa catatan terkait wajah organisasi yang relatif masih muda itu. Pertama, Stabilitas organisasi. Kenyataan akan adanya perbedaan idealisme anggota yang mesti disatukan,
keberagaman corak pemikiran dan latar belakang organisasi serta masih
mengambangnyavisidan misiorganisasi, seringkali mengakibatkan goncangan yang terkadang bisa membuatnya labil.
Apalagi mengingat sifat CSS MoRA yang merupakan organisasi semi-otonom dari DepartemenAgamaRI.
Tentang hal ini, Makmun (staff Informasi dan Penerbitan CSS MoRA Nasional) menyatakan, “Sebagaimana ditetapkan
dalam Garis-garis Besar Haluan
Organisasi CSS MoRA, hasil keputusan Mukernas II di PP Sunan Pandan Aran, Sleman, Februari lalu,