SEJARAH
CSSMoRA UIN Suka
Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs yang selanjutnya disingkat CSS MoRA merupakan sebuah komunitas yang mewadahi mahasiswa- santri yang tergabung dalam Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Program beasiswa ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI dalam rangka mengembangkan pondok pesantren dan pendidikan Islam. Adapun CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta -dahulu bernama ‘JEAL’ (Jogjanese Endorses of al- Qur’an Literates)- merupakan sebuah komunitas mahasiswa santri penerima beasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama RI yang menuntut ilmu di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Program ini di UIN Sunan Kalijaga hanya terdapat di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSPI) Sebelumnya Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam (FUSAP)- prodi atau jurusan Tafsir Hadis yang bermula pada tahun 2007
CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga (PTN) ini merupakan struktur organisasi terendah dalam hierarki organisasi CSS MoRA Nasional, di bawah struktur CSSMoRA Regional Tengah. CSS MoRA Nasional sendiri yang pasca Festival Nasional Santri Nusantara di PP.Bahrul Ulum, Jombang pada 2 Desember 2012 diputuskan untuk berpusat di Regional Tengah, tepatnya di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Dengan terpilihnya Sdr. Imam Sahal Ramdhani (yang merupakan Mahasiswa jurusan Tafsir Hadis Angkatan ke IV) sebagai Ketua Umum CSS MoRA Nasional pada Pemilihan Ketua CSS MoRA dalam rangkaian Festival Nasional Santri Nusantara.
Organisasi ini didirikan di Grand Hotel, Lembang, Bandung pada tanggal 12 Desember 2007. Namun, pada saat itu masih bernama CSS (Community of Santri Scholars) yang kemudian disempurnakan menjadi CSS MoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religion Affairs) pada Musyawarah Nasional (Munas) I di Prambanan. Dan pada Munas III yang dilaksanakan di Bandung, April 2011, huruf R dalam kata CSS MoRA yang mulanya merupakan singkatan dari Religion diubah menjadi Religious dan diberlakukan sampai sekarang. CSS MoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) adalah organisasi yang tidak berorientasikan pada perpolitikan, tetapi pada keilmuan, pengembangan dan pemberdayaan pesantren serta pengabdian masyarakat.
Sehingga, menjadikan organisasi ini bersifat otonom dan bebas dari politik praktis. Keberadaan CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa akan adanya suatu wadah yang menjadi tempat bagi mereka untuk menyalurkan bakat dan minat juga memperkaya wawasan dan pengalaman di dalamnya. Namun, pasca Munas I CSS MoRA Nasional di Prambanan, Jawa Tengah (13-15 Juli 2008) dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan dan disahkan pada Munas I tersebut, ‘JEAL’ (Jogjanese Endorses of al-Qur’an Literates) beralih nama menjadi CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga.
Pada masa awal berdirinya, CSSMoRA amat diharapkan dapat mewadahi aspirasi, minat serta bakat anggotanya. Atas dasar itulah maka pada tahun pertama berdirinya CSSMoRA Sunan Kalijaga yang membentuk enam divisi khusus untuk mewadahi itu semua yakni Divisi Pengembangan Minat dan Bakat (PEMIKAT); Divisi Pengembangan Intelektual; Divisi Pengembangan Bahasa; Divisi Komunikasi dan Informasi (KOMINFO); Divisi Olahraga dan Kesehatan; dan Divisi Tarjamah.
Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan pergantian struktur kepengurusan, tepatnya pada periode kedua CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga 2009/2010, divisi-divisi yang bernaung dibawah CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mulai berubah sesuai keperluan dan kebutuhan, yakni Departemen Human Resource Development (HRD); Departemen Public Relation (PR); Departemen Journal dan Bulletin; dan Departemen Pengembangan Bahasa dan Tarjamah.
VISI
“TERCIPTANYA ANGGOTA YANG BERORIENTASI PADA KEILMUAN, PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PESANTREN SERTA PENGABDIAN MASYARAKAT”.
- Mempererat silaturahmi antar anggota CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga.
- Mengembangkan minat dan bakat dari anggota CSS MoRA UIN Sunan Kalijaga.
- Mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Mengembangkan jejaring organisasi.
- Mempertahankan serta membumikan nilai-nilai kepesantrenan.
- Mengoptimalkan peran dan kontribusi anggota CSS MoRA UIN Sunan Kalijagadalam bentuk pengabdian terhadap Pondok Pesantren dan Masyarakat
MISI
BADAN SEMI OTONOM
Suara Rumput Ilalang (SARUNG)
SARUNG adalah lembaga jurnalistik CSS MORA UIN Sunan Kalijaga.
Pada awalnya, SARUNG berada di bawah tanggungjawab salah satu Departemen dalam struktur organisasi CSS MORA UIN Sunan Kalijaga periode 2009/2010, tepatnya Departemen Journal dan Bulletin. Pada tanggal 10 April 2010, SARUNG sebagai sebuah lembaga semi-otonom dilantik dalam rangkaian acara rihlah ‘alamiyyah di Tawang Mangu.
Semenjak saat itu, SARUNG menjalani warnanya yang baru dengan semangat dan keanggotaan yang baru. Anggota-anggota tersebut adalah hasil dari seleksi dan pelatihan Jurnalistik Dasar.
Akan tetapi, secara struktural dalam bagan CSS MoRA, SARUNG belum mendapatkan pengakuan yang legal. Dan baru pada tanggal 9 April 2011 di Bandung, dalam rangkaian Munas III CSS MoRA Nasional periode 2011/2013, keberadaan Badan Semi Otonom (BSO) diakui dalam AD/ART CSS MoRA Bagian VI Pasal 42.
Sekretariat: Jl. Pelem Kidul No.188, RT.06 Baturetno, Banguntapan, Bantul, DIY 55197
Beranda
- Copyright cssmorauinsuka
