Yogyakarta, CSSMoRA- Jumat, 21 November 2025,
CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Pelatihan Public Speaking yang bertempat di Ruang Tenant VIP Kantin SUKA-Resto (Underground Masjid Kampus).
Peserta kegiatan adalah anggota aktif CSSMoRA angkatan 2025. Acara yang mengusung tema “The Art of Delivering Ideas: Menyampaikan, Mengajar, Mempengaruhi” ini merupakan bagian dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) setelah pelaksanaan Kaderisasi Tingkat Perguruan Tinggi (KTPT).
Acara dimulai sekitar pukul 15.30 WIB, yang diawali dengan ice breaking oleh Fajar, salah satu anggota PSDM dari Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) angkatan 2024. Pelatihan kemudian dibuka secara resmi sebelum memasuki sesi inti bersama pemateri, yakni Hamada Hafidzu, S.Ag. Pada awal pemaparan, pemateri memberikan disclaimer agar peserta tidak menutup diri di dalam proses pelatihan, hal ini sebagai kelanjutan dari aturan saat penyampaian materi KTPT sebelumnya.
Pertemuan pertama difokuskan pada pengolahan dan penyusunan materi, yaitu bagaimana peserta dapat mentransformasikan gagasan menjadi poin-poin yang jelas, terarah, dan siap diajarkan kembali. Pemateri menyampaikan beberapa poin utama pelatihan, yang meliputi, diantaranya terkait bagaimana membangun karisma dan presence, storytelling, mengelola bahasa tubuh, teknik suara, hingga cara menghadapi audiens.
Pemaparan disampaikan secara interaktif dan diselingi dengan “spirit boom” sebagai pemantik agar suasana tetap hidup dan tidak membosankan. Sesi dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung cukup aktif. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari permintaan contoh seni berbicara bagi pemula, cara menyikapi audiens yang berperilaku mengganggu, hingga bagaimana mempertahankan ketenangan saat berbicara. Seluruh pertanyaan dijawab spontan oleh pemateri dan disimak dengan cermat oleh peserta.
Adapun pertemuan kedua yang akan digelar pada 29 November mendatang, dirancang untuk mematangkan aspek penyampaian. Materi dalam pertemuan tersebut akan membangun strategi keterhubungan pada pertemuan sebelumnya dengan audiens agar materi tersampaikan secara efektif. Dua rangkaian pertemuan ini diharapkan memberikan fondasi public speaking yang tidak hanya menekankan keberanian berbicara, tetapi juga kemampuan memahami audiens secara mendalam.
Sebelum acara ditutup, disampaikan reminder tugas untuk pertemuan selanjutnya oleh Fajar dari tim PSDM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama serta pembagian konsumsi secara takeaway. Sekitar pukul 17.15 WIB, acara ditutup. Peserta dan panitia yang bersangkutan beranjak meninggalkan tempat acara.
Khadijah, peserta dari Prodi Akuntansi Syariah angkatan 2025 menyampaikan kesan positifnya terhadap pelatihan ini. “Kesannya ikut pelatihan ini tentunya aku menjadi lebih banyak paham tentang public speaking, materinya juga relate dengan keadaan aku sebagai seorang mahasiswa sekarang, dengan mengikuti pelatihan ini aku menjadi lebih tertantang dalam mempraktikkan public speaking.” Ungkapnya.
Hubaib, mahasiswa dari Prodi Akuntansi Syariah angkatan 2025, juga menambahkan, “Dalam pertemuan kali ini terasa berbeda dari pertemuan sebelumnya. Lebih enaknya bahwa pertemuan kali ini tuh sebagai praktik dari pertemuan sebelumnya, yang tentunya seru banget dan asik.”
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi anggota CSSMoRA, sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa dalam kegiatan akademik maupun organisasi.
